Teknologi Formula E Bakal Bisa Diadopsi ke Mobil Listrik Biasa

TEKNOLOGI453 Dilihat

JAKARTA – Mobil Formula E diramu dengan perpaduan teknologi, efisiensi dan perfoma luar biasa. Bahkan, jet darat bertenaga listrik itu terus disempurnakan hingga memasuki generasi ketiga. Lantas, mungkinkah ‘potongan tubuh’ mobil Formula E diadopsi ke mobil listrik umum?

James Barclay selaku Kepala Tim Balap Jaguar TCS Racing menegaskan, teknologi dan komponen yang digunakan mobil Formula E kelak bisa diadopsi ke mobil listrik umum.

Bahkan, menurut dia, Formula E sebenarnya bukan sebatas perlombaan antarpabrikan, melainkan menjadi tempat riset teknologi untuk kemudian digunakan para konsumen umum.

“Teknologi yang digunakan di Formula E memungkinkan digunakan mobil listrik umum di masa depan. Ini merupakan teknologi yang memadukan efisiensi dan performa. Saya pastikan, ini bisa diterapkan tak lama lagi,” ujar Barclay saat ditemui di garasi Jaguar TCS menjelang balapan Formula E Jakarta.

Menurut Barclay, sejumlah ‘potongan’ teknologi Jaguar TCS Racing sudah diadopsi ke mobil listrik Jaguar I-Pace yang belum lama ini meluncur di Indonesia. Nantinya, pengaplikasian teknologi dilakukan secara bertahap ke mobil-mobil lain.

Dia mengurai, ada sejumlah teknologi Formula E yang sebenarnya bisa diterapkan ke mobil listrik umum. Namun, sementara yang paling memungkinkan adalah ban, pelumas dan sel baterai.

Ban mobil Formula E dirancang khusus agar bisa berputar kencang namun tak memerlukan banyak daya. Kemudian pelumasnya dibuat dari material yang lebih ramah lingkungan dan baterainya tentu punya kapasitas lebih besar.

“Kita tengah melakukan inovasi melalui cara-cara tersebut. Jadi, untuk menang di perlombaan (Formula E), iya. Tapi kami juga mau menguji dan mengenalkan teknologi mobil listrik untuk masa depan,” kata dia.

Sumber: detik.com

Komentar