DUMAI - 19 September 2026, Komitmen Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPD HIPKA) Kota Dumai dalam mendorong sinergi dunia usaha dengan dunia pendidikan dan pemerintah diwujudkan melalui kegiatan HIPKA Dumai Go to Kampus – Seminar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang digelar di Aula Kampus ITB Riau Pesisir, Sabtu (19/9/2026).
Mengangkat tema “Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Budaya Kerja Aman, Produktif & Berkelanjutan”, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi BPD HIPKA Dumai, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai, ITB Riau Pesisir dan PT GSD, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Lebih kurang 170 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum hadir dan mengikuti rangkaian seminar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kadin Kota Dumai, Zulfan Ismaini, SH, serta perwakilan dari Bank Riau-Kepri Syariah, bersama sejumlah undangan dan mitra HIPKA Dumai.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari semangat membangun kolaborasi dan komunikasi antara organisasi dunia usaha, pemerintah, perguruan tinggi, lembaga profesional, perbankan dan masyarakat.
Ketua BPD HIPKA Kota Dumai, Khairul Fadillah, ST, mengatakan kegiatan Go to Kampus merupakan bagian dari komitmen HIPKA Dumai untuk mengambil peran dalam memberikan edukasi sekaligus membuka ruang kolaborasi antara dunia usaha dan generasi muda.
Menurutnya, pemahaman mengenai K3 perlu dikenalkan sejak dini, khususnya kepada mahasiswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja.
“Kami ingin K3 tidak hanya dipahami sebagai sebuah aturan di tempat kerja, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam setiap aktivitas. Karena itu, penting bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mendapatkan pemahaman mengenai K3 sejak dini,” ujar Khairul Fadillah.
Ia menegaskan, HIPKA sebagai organisasi yang berada dalam ekosistem dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membangun hubungan yang lebih erat dengan berbagai pemangku kepentingan.
“HIPKA tidak hanya berbicara tentang bagaimana dunia usaha berkembang, tetapi juga bagaimana dunia usaha dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kami ingin membangun jembatan antara dunia usaha, pemerintah, kampus dan masyarakat sehingga tercipta ekosistem yang saling mendukung,” tambahnya.
Khairul juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta.
“Jumlah peserta yang mencapai lebih kurang 170 orang menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini mendapatkan respons yang baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang edukatif dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat umum,” ungkapnya.
Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan dan dunia usaha dinilai penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan dan kesehatan kerja.
Keterlibatan mahasiswa dalam seminar juga menjadi bagian penting karena mereka merupakan generasi yang akan memasuki dunia kerja di berbagai sektor.
Melalui kegiatan seperti ini, edukasi K3 diharapkan tidak hanya berhenti pada pemahaman mengenai keselamatan di tempat kerja, tetapi dapat berkembang menjadi budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten.
Sebagai lembaga yang bergerak di bidang sertifikasi dan kompetensi K3, PT GSD turut memberikan materi dan perspektif profesional kepada para peserta.
Kehadiran PT GSD memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk memperoleh wawasan mengenai pentingnya kompetensi, standar keselamatan serta penerapan K3 dalam lingkungan kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Disnaker secara langsung menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa dan generasi muda, mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.
Kehadiran Muhammad Zakir, S.IP., M.IP., bersama Ketua Kadin Kota Dumai Zulfan Ismaini, SH, perwakilan Bank Riau-Kepri Syariah, serta unsur perguruan tinggi dan dunia usaha, turut memperlihatkan luasnya kolaborasi yang dibangun dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen BPD HIPKA Kota Dumai untuk terus mengambil peran dalam mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, lembaga sertifikasi, hingga masyarakat, dalam kegiatan yang memiliki nilai edukasi dan manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran langsung Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai dalam kegiatan ini. Bagi kami, ini menunjukkan bahwa persoalan K3 dan kesiapan sumber daya manusia merupakan kepentingan bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujar Ketua BPD HIPKA Kota Dumai Khairul Fadillah, ST.***