DUMAI – Pembangunan jembatan beton tahap VII di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus berlanjut. Kegiatan pembangunan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) dengan melibatkan Babinsa Koramil 03/Sungai Sembilan bersama pekerja dan masyarakat.
Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung, Pelda Tarmin, turut memantau proses pembangunan jembatan yang menjadi akses penghubung bagi masyarakat di wilayah RT 21 tersebut.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang bentangan sekitar 8 meter dengan lebar sungai mencapai 5 meter. Kedalaman air berkisar 1 hingga 2 meter, sementara ketinggian air saat banjir dapat mencapai sekitar 2 meter.
Pembangunan jembatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya 240 kepala keluarga dengan total sekitar 413 jiwa yang menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
Pada tahap pengerjaan kali ini, kegiatan difokuskan pada penggalian pondasi dan pemasangan trocok. Pengerjaan melibatkan tiga personel TNI, empat pekerja serta dua orang masyarakat.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan akses dan mobilitas masyarakat di wilayah binaan.
"Jembatan ini memiliki peran penting sebagai akses penghubung bagi masyarakat. Karena itu, proses pembangunannya perlu terus didukung dan diawasi agar dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di lapangan juga merupakan bentuk pendampingan dan pembinaan teritorial, sekaligus memastikan kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan aman dan sesuai kondisi di lapangan.
"Babinsa terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait selama proses pembangunan berlangsung. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan pembangunan dapat berjalan lancar dan nantinya jembatan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," katanya.
Dalam pelaksanaan pembangunan, kondisi cuaca pada pagi hingga sore hari dilaporkan cerah. Kendala yang dihadapi di lapangan yakni kondisi air sungai yang sedang pasang.
Secara umum, kegiatan pembangunan jembatan beton tahap VII tersebut berlangsung aman dan terkendali.***