DUMAI – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 0320/Dumai. Babinsa Tanjung Penyembal, Serda Erwan, melaksanakan patroli Karhutla sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat di Jalan Bunga RT 07, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Minggu (20/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Erwan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun mengelola lahan dengan cara membakar. Warga juga diingatkan mengenai sanksi hukum yang dapat dikenakan apabila terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Patroli dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 1 hektare yang merupakan kawasan tanah gambut. Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, kondisi wilayah dalam keadaan aman dengan cuaca berawan.
Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan titik api maupun titik asap di lokasi patroli. Namun, salah satu kerawanan yang masih menjadi perhatian adalah rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terkait bahaya Karhutla, khususnya penggunaan api saat membuka atau mengelola lahan.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, patroli dan sosialisasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut.
“Pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan saat terjadi kebakaran, tetapi harus dimulai dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Herman.
Menurutnya, Babinsa di wilayah terus diarahkan untuk aktif melakukan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan mudah menyebar, terlebih pada lahan gambut yang memiliki potensi terbakar dan sulit dipadamkan,” katanya.
Herman menambahkan, apabila ditemukan adanya indikasi Karhutla, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada aparat maupun pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
“Peran masyarakat sangat penting. Jika melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan sehingga dapat ditindaklanjuti sebelum api meluas,” pungkasnya.***