DUMAI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai menggelar Konferensi Kota (Konferkot) ke-10 di Dumai, Sabtu (31/10/2026).
Konferkot mengusung tema "Konsolidasi Organisasi, Penguatan Profesionalisme, dan Peneguhan Etika Pers di Era Digital untuk Mendukung Pembangunan Menuju Dumai Kota Idaman".
Pembukaan dihadiri Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Sekretaris PWI Riau N. Doni Dwi Putra, Wakil Sekretaris Jinto Lumban Gaol, dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Bambang Irawan Syahputra, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai.
Ketua PWI Kota Dumai periode 2023-2026, Bambang Prayetno, S.H., mengatakan konferkot merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kota untuk pemilihan Ketua PWI Dumai periode 2026-2029.
"Konferkot merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kota, tempat kita melakukan evaluasi, menyampaikan pertanggungjawaban, merumuskan program kerja, serta menentukan arah dan masa depan organisasi," ujar Bambang.
Ia menjelaskan dari 75 anggota PWI Dumai, sebanyak 46 orang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan 39 orang hadir sehingga konferkot memenuhi kuorum.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital, kecepatan arus informasi, kehadiran kecerdasan buatan, dan maraknya informasi belum terverifikasi menuntut wartawan meningkatkan kompetensi.
"Di tengah perubahan tersebut, wartawan tidak boleh kehilangan jati dirinya. Kita harus tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik, mengedepankan akurasi, independensi, keberimbangan, dan tanggung jawab kepada publik," katanya.
Ia berharap wartawan tetap cerdas, kritis, berani, santun, dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
Sementara itu, Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, menilai PWI Dumai merupakan salah satu PWI kabupaten/kota yang menjalankan amanah dengan baik.
Raja Isyam mengingatkan agar konferkot menghasilkan visi, misi, dan program kerja serta pembentukan komisi-komisi.
Ia menitipkan tiga pesan. Pertama, menjaga marwah organisasi. Kedua, menjadikan PWI sebagai amanah. Ketiga, menjadikan PWI Dumai sebagai organisasi wartawan yang profesional, solid, dan bermanfaat.
"Kecepatan memburu berita itu penting, tetapi akurasi data lebih penting," tegas Raja Isyam yang juga Wakil Pemimpin Redaksi Riau Pos.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, mengatakan Pemerintah Kota Dumai membutuhkan PWI sebagai mitra pembangunan.
"Pemko Dumai membutuhkan PWI Dumai sebagai mitra sekaligus pihak yang dapat memberi masukan agar kami dapat mengambil keputusan yang tepat untuk Kota Dumai," ujar Sugiyarto.***