DUMAI - Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat terus diperkuat melalui rapat koordinasi fasilitasi Kelurahan Pangkalan Sesai Bersih Narkoba Tahun 2026 yang digelar di Aula SMPN 4 Dumai, Jalan Pemuda Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung tersebut dihadiri Kepala BNN Kota, Camat Dumai Barat, serta sejumlah perwakilan instansi dan unsur masyarakat. Koramil 01/Dumai turut hadir melalui Batituud Pelda Sarwono yang mewakili Danramil dalam rapat koordinasi tersebut.
Pelda Sarwono mengatakan, pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah hingga lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih terarah dan menjangkau masyarakat secara luas.
“Pencegahan narkoba perlu dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga dan sekolah. Jika masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang bahayanya, diharapkan mereka lebih waspada dan mampu melindungi anggota keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Pelda Sarwono.
Rapat tersebut juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Satpol PP, Puskesmas Dumai Barat, Dinas Perlindungan Anak, Forum Anak Kota Dumai, Lurah Pangkalan Sesai, LPMK, Forum RT, serta staf Integrated Terminal Dumai. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi ruang untuk menyampaikan usulan dan saran sesuai peran masing-masing dalam mendukung program Kelurahan Bersih Narkoba.
Dalam pembahasan, peserta menyoroti pentingnya peningkatan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta penguatan upaya pencegahan melalui sosialisasi di lingkungan keluarga dan sekolah. Program tersebut diarahkan untuk membangun lingkungan yang lebih aman sekaligus mendorong masyarakat agar tidak bersikap pasif terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.
Pelda Sarwono menilai, keberhasilan program Kelurahan Bersih Narkoba tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan sosialisasi, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan konsistensi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Perlu ada kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat, pihak sekolah dan masyarakat. Dengan begitu, pesan pencegahan narkoba tidak berhenti saat kegiatan berlangsung, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.***