MEDAN - 15 Oktober 2026, Menjawab kebutuhan nyata masyarakat di sekitar kawasan operasional pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) mendukung penuh perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda di Belawan, Medan.
Dukungan konkret tersebut diwujudkan melalui penyediaan lahan milik Pelindo seluas 5.000 meter persegi untuk pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri baru.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Pembangunan fasilitas pendidikan ini direalisasikan melalui kolaborasi strategis bersama PT Belawan New Container Terminal (BNCT), DP World Foundation, serta Pemerintah Kota Medan.
Penyediaan lahan pelabuhan tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) program Classrooms of Hope.
Pembangunan fisik sekolah dijadwalkan mulai berjalan pada 2027 dan ditargetkan rampung untuk kemudian diserahkan serta dikelola oleh Pemerintah Kota Medan sebagai sekolah negeri yang siap beroperasi pada 2028.
Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, menyatakan bahwa langkah ini berangkat dari komitmen keberlanjutan perusahaan untuk menghadirkan manfaat langsung yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
"Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Melalui kolaborasi ini, kami mendukung penyediaan lahan untuk fasilitas pendidikan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Belawan. Kami berharap sekolah ini dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik dan berkontribusi dalam mempersiapkan generasi penerus untuk menghadapi masa depan," ujar Hendri.
Dari sisi pengelolaan aset dan tata kelola perusahaan, penyediaan lahan ini dipastikan berjalan aman, akuntabel, dan memberikan nilai sosial jangka panjang.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyampaikan bahwa penyediaan lahan publik ini mengedepankan prinsip transparansi serta kepatuhan regulasi.
"Dari sisi hukum dan kehumasan, Pelindo memastikan seluruh proses pemanfaatan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan ini berjalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta ketentuan regulasi yang berlaku," ujar Fadillah Haryono.
"Kami berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar pelabuhan dan memastikan informasi mengenai kontribusi nyata Pelindo dalam pembangunan SDM tersampaikan secara transparan serta akurat kepada publik."
Pembangunan sekolah menengah pertama ini merupakan kelanjutan dari program keberlanjutan "Tumbuh Bersama" yang dirancang berdasarkan kajian kebutuhan masyarakat (Community Needs Assessment). Kehadiran sekolah ini diharapkan memastikan bahwa pesatnya pertumbuhan Pelabuhan Belawan sebagai pusat perdagangan dan logistik nasional berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan serta kualitas SDM masyarakat sekitar. ***