Kodim 0320/Dumai Sosialisasikan Penerimaan TNI AD Gelombang I 2027, Tegaskan Bebas Biaya

Kodim 0320/Dumai Sosialisasikan Penerimaan TNI AD Gelombang I 2027, Tegaskan Bebas Biaya
dok Istimewa

DUMAI – Komando Distrik Militer (Kodim) 0320/Dumai menegaskan bahwa proses penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang I Tahun 2027 tidak dipungut biaya dan harus terbebas dari praktik percaloan. Seluruh prajurit, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa), diminta aktif memberikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait proses penerimaan tersebut.

Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan pengarahan dan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD Gelombang I Tahun 2027 kepada personel Kodim 0320/Dumai, yang berlangsung di Aula Sudirman Makodim 0320/Dumai, Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Senin (12/10/2026).

Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso, melalui pengarahan yang disampaikan Danramil 01/Dumai Mayor Arh Kusworo Mahardi, menekankan pentingnya komitmen seluruh personel untuk menjaga integritas dalam proses penerimaan prajurit TNI AD.

Dandim menegaskan bahwa tidak ada biaya yang harus dibayarkan oleh calon prajurit dalam mengikuti proses seleksi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.

“Penerimaan calon prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Kelulusan ditentukan berdasarkan hasil seleksi, pemenuhan persyaratan, serta kebutuhan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dandim dalam pengarahan tersebut.

Ia juga menekankan bahwa seluruh prajurit Kodim 0320/Dumai dilarang terlibat dalam praktik percaloan, menjanjikan kelulusan, ataupun memanfaatkan proses penerimaan prajurit untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Menurutnya, integritas dan transparansi merupakan hal penting yang harus dijaga agar proses penerimaan calon prajurit berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta yang memenuhi persyaratan.

“Seluruh prajurit harus menjaga nama baik institusi dan tidak menyalahgunakan kepercayaan masyarakat. Jangan ada personel yang menjadi perantara atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Sampaikan informasi yang benar agar masyarakat memahami bahwa penerimaan prajurit dilaksanakan sesuai ketentuan,” demikian penegasan Dandim.

Selain itu, para Babinsa diminta berperan aktif menyosialisasikan informasi penerimaan prajurit kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing. Upaya ini diharapkan dapat mencegah masyarakat menjadi korban penipuan berkedok kelulusan seleksi TNI AD.

Masyarakat, khususnya generasi muda yang berminat menjadi prajurit TNI AD, juga diimbau untuk mempersiapkan diri sejak dini, menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan fisik, serta melengkapi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan pengarahan yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut diikuti sejumlah perwira, para Bintara Tinggi (Bati), serta anggota Kodim 0320/Dumai. Hadir di antaranya Mayor Arh Kusworo Mahardi, Kapten Arh M.I. Daulay, Kapten Inf Ediyanto, dan Kapten Inf K. Marihot Meha.

Kegiatan berakhir pada pukul 15.35 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Melalui sosialisasi ini, Kodim 0320/Dumai berharap masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai penerimaan calon prajurit TNI AD serta terhindar dari praktik percaloan yang merugikan.***

#Kodim Dumai

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index