Rutan Dumai Perkuat Pengawasan Kamar Hunian, Pastikan Keamanan dan Pelayanan Sesuai SOP

Rutan Dumai Perkuat Pengawasan Kamar Hunian, Pastikan Keamanan dan Pelayanan Sesuai SOP
dok Istimewa

DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Dumai terus memperkuat pengawasan terhadap kondisi kamar hunian Warga Binaan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta memastikan seluruh layanan berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Langkah tersebut dilakukan melalui kontrol dan pemeriksaan kamar hunian Warga Binaan yang dilaksanakan petugas Rutan Dumai, Senin (28/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Dumai.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kamar hunian, tetapi juga berdialog secara langsung dengan Warga Binaan.

Komunikasi ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dan situasi yang berkembang di lingkungan hunian sekaligus menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk menyampaikan informasi maupun kendala yang mereka hadapi.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, mengatakan kontrol dan pemeriksaan kamar hunian merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan seluruh aktivitas di lingkungan Rutan berjalan sesuai ketentuan.

“Kontrol ini merupakan bagian dari deteksi dini dan pengawasan rutin. Kami ingin memastikan kondisi kamar hunian tetap aman, tertib dan bersih, serta seluruh kegiatan di dalam Rutan berjalan sesuai SOP,” ujar Enang.

Menurutnya, aspek pelayanan dan pemenuhan hak Warga Binaan juga menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan tugas. Rutan Dumai berkomitmen memberikan hak-hak Warga Binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Setiap Warga Binaan memiliki hak yang harus diberikan sesuai aturan. Kami memastikan pelayanan diberikan berdasarkan ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan, tanpa ada tambahan atau permintaan di luar ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Enang menambahkan, komunikasi langsung antara petugas dan Warga Binaan penting untuk membangun situasi hunian yang kondusif. Informasi yang diperoleh dari dialog tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus membantu petugas dalam mengambil langkah pencegahan apabila ditemukan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami juga mengajak Warga Binaan untuk menyampaikan informasi secara terbuka melalui mekanisme yang tersedia. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan ditangani sesuai prosedur,” pungkasnya.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index