KONI Dumai Resmi Ganti Ketua dan Anggota TPP, Ini Alasannya

KONI Dumai Resmi Ganti Ketua dan Anggota TPP, Ini Alasannya
Foto: Sekretaris Umum KONI Dumai Muhammad Ali Akbar

DUMAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai resmi melakukan perubahan susunan kepanitiaan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) pemilihan Ketua KONI Dumai.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui rapat pleno KONI Dumai yang digelar di Sekretariat KONI Dumai, Jalan Diponegoro, Rabu (24/8).

Sekretaris Umum KONI Dumai Muhammad Ali Akbar mengatakan pergantian Ketua TPP beserta beberapa anggota kepanitiaan dilakukan sebagai upaya menjaga memastikan proses pemilihan Ketua KONI Dumai berjalan secara objektif serta sesuai ketentuan.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah adanya utusan KONI yang mengundurkan diri dan ada yang diganti, karena utusan dari KONI tidak dapat menjalankan proses sebagai mana mestinya dalam proses penjaringan dan penyaringan calon.

“Pergantian ini kita lakukan untuk menjaga proses pemilihan Ketua KONI Dumai, kita perlu mengambil langkah untuk memastikan proses ini berjalan secara adil dan tidak memihak,” ujar Ali Akbar.

Ia menjelaskan, selain pergantian ketua, beberapa orang anggota TPP juga mengalami perubahan. Langkah tersebut sekaligus menjadi evaluasi terhadap proses verifikasi administrasi bakal calon yang sebelumnya dinilai mengalami keterlambatan.

“Tidak hanya ketuanya yang diganti, ada beberapa orang di dalam TPP yang juga kita ganti. Salah satu pertimbangannya adalah adanya keterlambatan dalam proses verifikasi berkas bakal calon,” jelasnya.

Dalam rapat pleno tersebut, KONI Dumai secara resmi menunjuk Samsul Bahri untuk menggantikan Ujang Said sebagai Ketua TPP yang baru dan Budi Andrian Saputra diganti oleh Eko Saputra.

Ali Akbar menegaskan, perubahan kepanitiaan bukan untuk menguntungkan atau merugikan salah satu bakal calon, melainkan untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan transparan, profesional dan sesuai aturan organisasi.

“Kita ingin proses ini berjalan dengan baik, transparan dan profesional. Semua bakal calon harus mendapatkan perlakuan yang sama. Tidak boleh ada keberpihakan dari panitia,” tegasnya.

Sementara itu, seperti diketahui, terdapat dua bakal calon yang telah mengembalikan berkas pencalonan dan saat ini menunggu proses verifikasi, yakni Abdul Kadir Jailani (AKJ) dan Johanes MP Tetelepta.

Dengan terbentuknya kepanitiaan TPP yang baru, proses verifikasi terhadap berkas bakal calon selanjutnya akan dilanjutkan sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan KONI.

“Kita berharap setelah pergantian ini tidak ada lagi persoalan mengenai netralitas. TPP yang baru akan bekerja sesuai tugasnya dan memproses seluruh berkas calon secara objektif berdasarkan aturan yang berlaku,” demikian Sekretaris Umum KONI Dumai Muhammad Ali Akbar.***

#KONI

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index