DUMAI - Pendampingan pertanian sekaligus pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan jajaran Koramil 03/Sungai Sembilan di wilayah binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan Sertu Muh Ali Mustofa melalui sosialisasi dan pendampingan karya nyata tanaman semangka di Jalan Paret Gantung, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan dilaksanakan di kebun milik warga bernama Arifin dengan komoditas tanaman semangka. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif sekaligus mendukung kegiatan pertanian yang dapat memberikan manfaat bagi perekonomian warga.
Sertu Muh Ali Mustofa mengatakan, pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi agar masyarakat terus mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan.
“Kami melaksanakan pendampingan karya nyata tanaman semangka sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif. Kami berharap kegiatan pertanian seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi warga,” ujar Sertu Muh Ali Mustofa.
Selain pendampingan pertanian, Babinsa juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sosialisasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diingatkan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan membahayakan lingkungan.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berisiko menyebabkan kebakaran, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum apabila dilakukan dan mengakibatkan kebakaran hutan maupun lahan,” kata Sertu Muh Ali Mustofa.
Sertu Muh Ali Mustofa menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Menurutnya, menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran warga untuk menggunakan cara-cara yang aman dalam mengelola lahan pertanian.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman dari karhutla. Jika ingin membuka atau membersihkan lahan, jangan menggunakan cara membakar dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila membutuhkan pendampingan,” pungkas Sertu Muh Ali Mustofa.
Selama kegiatan sosialisasi dan pendampingan karya nyata berlangsung, situasi di wilayah terpantau aman dan cuaca cerah. Berdasarkan pemantauan di sekitar lokasi, tidak ditemukan titik api maupun titik asap, sehingga kegiatan Babinsa bersama masyarakat berjalan dengan aman dan lancar.***