DUMAI - Upaya meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda terus dilakukan melalui program Makanan Bergizi Gratis yang digelar di wilayah Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Program tersebut mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 02/Bukit Kapur sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Kegiatan berlangsung pada Jumat 22 Mei 2026 dengan melibatkan Babinsa Kelurahan Kampung Baru Sertu Adi Sandra Harahap bersama Yayasan Kawah Insan Cendekia dan Badan Gizi Nasional. Penyaluran makanan dilakukan di sejumlah sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMP serta penerima manfaat di posyandu.
Ratusan siswa tampak antusias menerima makanan bergizi yang dibagikan langsung di lingkungan sekolah masing-masing. Program tersebut menjadi perhatian positif karena tidak hanya membantu pemenuhan nutrisi anak, tetapi juga memberi semangat tambahan bagi para pelajar saat mengikuti kegiatan belajar.
Sebanyak 997 porsi makanan disalurkan kepada siswa dan penerima manfaat lainnya di wilayah Bukit Kapur. Menu yang diberikan terdiri dari nasi, ayam gulai, sayur tumis, tempe goreng dan buah duku yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan gizi harian anak-anak.
Selain memantau distribusi makanan, Babinsa juga berinteraksi dengan para guru dan siswa guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan tertib. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah maupun masyarakat sekitar.
Sertu Adi Sandra Harahap mengatakan program Makanan Bergizi Gratis merupakan langkah positif dalam membantu meningkatkan kesehatan dan kualitas generasi muda di wilayah binaannya.
“Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat dan mampu belajar dengan maksimal. Kehadiran program ini sangat membantu dan memberikan manfaat langsung kepada para pelajar,” ujar Sertu Adi Sandra Harahap.
Babinsa menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Kami berharap program seperti ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan gizi yang baik, generasi muda akan lebih siap menghadapi masa depan dan menjadi kebanggaan daerah,” tutupnya.***