DUMAI — Kodim 0320/Dumai melalui Koramil 01/Dumai bersinergi dengan unsur Polri, BPBD Kota Dumai, Manggala Agni, pemerintah kelurahan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga sekitar melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan pemadaman berlangsung di Jalan Parit Sadak RT 06 Kelurahan Bagan Keladi, tepatnya pada titik koordinat N 1.675688’ E 101.383826’. Berdasarkan laporan Babinsa Kelurahan Bagan Keladi, Serda Priyo Sudarmo, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan vegetasi semak belukar, dengan jenis kebakaran berupa kebakaran permukaan hingga menjalar ke lapisan dalam tanah gambut.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,2 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara sisanya seluas kurang lebih 0,3 hektare masih dalam proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
Status lahan diketahui merupakan milik masyarakat atau tanah kapling, sementara pemilik lahan serta sumber penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Dalam proses pemadaman dan pendinginan, personel gabungan yang terlibat terdiri dari 1 personel TNI, 13 personel Polri, 11 personel BPBD, 8 personel Manggala Agni, 2 personel kelurahan, 2 personel MPA, serta 4 warga masyarakat setempat. Kegiatan didukung oleh peralatan berupa 4 unit mini trekker dan mesin pompa air (Robin).
Sumber air diperoleh dari parit serta embung di sekitar lokasi kejadian, meskipun debit air yang tersedia relatif terbatas. Namun berkat kerja sama seluruh unsur, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, S.E., S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi yang kuat antarinstansi serta keterlibatan aktif masyarakat.
“Kodim 0320/Dumai terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam upaya pemadaman dan pendinginan Karhutla. Kami menekankan pentingnya deteksi dini, respon cepat, serta peran aktif masyarakat agar kebakaran tidak meluas dan dapat segera dikendalikan,” tegas Dandim.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi lahan gambut sangat rentan terhadap kebakaran, terutama saat cuaca panas dan kering, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian terpantau cuaca cerah. Tidak ditemukan lagi titik api aktif, namun masih terdapat titik asap tipis di beberapa bagian lahan.
Personel gabungan tetap melakukan pemantauan serta pendinginan lanjutan pada titik-titik rawan guna mencegah kebakaran kembali muncul.
Kodim 0320/Dumai melalui jajaran Koramil terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di wilayahnya agar dapat segera ditangani.***