Karhutla Terjadi di Tiga Lokasi Dumai, BPBD Bersama TNI-Polri Lakukan Pemadaman

Karhutla Terjadi di Tiga Lokasi Dumai, BPBD Bersama TNI-Polri Lakukan Pemadaman
dok Istimewa

DUMAI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di beberapa wilayah Kota Dumai. Hingga saat ini, tercatat ada tiga lokasi kebakaran yang berada di Kecamatan Medang Kampai dan Kecamatan Sungai Sembilan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Dumai, Joko Susilo, S.Sos, mengatakan dua lokasi kebakaran berada di Kecamatan Medang Kampai, yakni di Kelurahan Teluk Makmur dan Kelurahan Mundam.

“Untuk di Kelurahan Teluk Makmur luas lahan yang terbakar sekitar delapan hektare. Dari luasan tersebut sekitar lima hektare sudah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan proses pendinginan,” ujar Joko Susilo.

Sementara itu, di Kelurahan Mundam luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 1,5 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar setengah hektare telah berhasil dipadamkan dan petugas masih melakukan upaya pemadaman pada sisa lahan yang terbakar.

“Untuk lokasi lainnya berada di Kecamatan Sungai Sembilan, namun saat ini kami masih melakukan pendataan terkait luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut,” jelasnya.

Menurut Joko, sebagian besar lahan yang terbakar merupakan area perkebunan kelapa sawit. Proses pemadaman dan pendinginan di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air, angin yang cukup kencang, serta akses jalan menuju lokasi yang cukup jauh.

Dalam upaya penanganan karhutla tersebut, BPBD Kota Dumai menurunkan sebanyak 10 personel serta dua unit mobil pemadam yang dibagi ke beberapa lokasi, yakni di Kelurahan Mundam dan wilayah Medang Kampai.

Selain BPBD, proses pemadaman juga melibatkan unsur TNI, Polri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat dan tim pemadam kebakaran setempat.

“Alhamdulillah, hingga saat ini kondisi asap di Kota Dumai masih terkendali. Petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali meluas,” ungkapnya.

Joko juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat musim kemarau. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Dumai agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kota Dumai, sejak Januari hingga Februari 2026 telah tercatat sejumlah kejadian karhutla di wilayah tersebut. Pada Januari terdapat enam titik kebakaran, sedangkan pada Februari tercatat 17 titik dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar 22 hektare. Hingga Maret ini, BPBD masih terus melakukan pendataan terhadap titik-titik kebakaran yang terjadi.***

#Dumai

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index