DUMAI - 23 Januari 2025, Kilang Pertamina Dumai bekerjasama dengan Kasatlantas Polres Dumai menggelar razia gabungan penertiban lalu lintas di sejumlah titik area Kompleks Perumahan Bukit Datuk, Kamis (22/1).
Razia dilakukan untuk mendorong kesadaran masyarakat agar berkendara dengan patuh dan tertib, sekaligus sebagai langkah preventif dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas di area permukiman.
Razia gabungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, yang menegaskan komitmen Kilang Pertamina Dumai dalam memperkuat budaya keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional perusahaan, tetapi juga dalam aktivitas keseharian pekerja dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Kilang Pertamina Dumai, Syahrial Okzani, mengatakan keselamatan merupakan nilai utama yang harus diterapkan dalam setiap aktivitas, termasuk saat berada di jalan raya.
Menurutnya, budaya berkendara yang aman dan selamat harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan hanya dipatuhi saat ada pengawasan, tetapi tumbuh dari kesadaran setiap individu.
“Momentum Bulan K3 Nasional kami manfaatkan untuk mengingatkan bahwa keselamatan tidak berhenti hanya di area kerja. Kepatuhan berlalu lintas adalah bagian dari upaya mencegah kecelakaan dan melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, meski di lingkungan perumahan sekalipun,” ujar Syahrial.
Ia menambahkan, budaya K3 yang kuat harus dimulai dari kesadaran individu, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib secara kolektif.
Kegiatan razia dilakukan di tiga titik strategis kawasan Perumahan Bukit Datuk, yakni Jalan Raya Bukit Datuk, Simpang Jalan Gereja, dan Jalan Rajawali, dengan melibatkan tim Satlantas Polres Dumai serta personel keamanan internal Kilang Pertamina Dumai.
Dalam razia tersebut, petugas gabungan memeriksa kendaraan roda dua dan roda empat dengan mengecek kelengkapan surat-surat berkendara, seperti SIM dan STNK, serta kesesuaiannya dengan kendaraan yang digunakan pengendara.
Penertiban dilakukan secara humanis dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan edukasi agar pengendara memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama..
Hasil razia gabungan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 18.00 WIB mencatat 110 pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran tersebut terdiri atas 43 pelanggaran SIM dan 62 pelanggaran STNK. Selain itu, petugas juga menemukan dua pelanggaran terkait tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) serta tiga kendaraan dengan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
Sementara itu, bagi pengendara yang dinilai telah memenuhi kelengkapan administrasi dan tertib berlalu lintas, Kilang Pertamina Dumai memberikan apresiasi berupa hadiah sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan dan kesadaran dalam berlalu lintas.
Meski demikian, petugas tidak melakukan penindakan berupa tilang. Para pengendara hanya diberikan surat teguran sebagai bentuk pembinaan agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kanit Patwal Satlantas Polres Dumai, A.
Karim menyampaikan himbauan kepada masyarakat Kota Dumai sebagai pengguna jalan agar senantiasa tertib dalam berlalu lintas. “Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” katanya
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Ia menilai keselamatan di jalan raya membutuhkan peran aktif seluruh pihak.
“Membangun awarness masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas yang aman, tertib, dan bertanggung jawab tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kebiasaan tersebut, termasuk di lingkungan perumahan. Kami juga ingin menularkan semangat kesadaran terhadap K3 yang harus dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu,” kata Agustiawan.
Sebagai informasi, Komplek Perumahan Bukit Datuk kerap dimanfaatkan masyarakat Kota Dumai sebagai jalur alternatif untuk mempersingkat waktu tempuh, termasuk akses dari Kelurahan Bukit Timah menuju pusat kota maupun sebaliknya. Kondisi tersebut menjadikan kawasan ini memiliki intensitas lalu lintas yang cukup tinggi.
Selain itu, sejak tahun 2022 kawasan Komplek Perumahan Bukit Datuk juga telah dijadikan sebagai kampung tertib lalu lintas, sehingga menjadi fokus dalam upaya pembinaan dan peningkatan kesadaran terhadap masyarakat dalam berlalu lintas.
Melalui razia gabungan tersebut, Kilang Pertamina Dumai menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan berkeselamatan, sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional 2026.***