DUMAI - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan aparat teritorial di wilayah Kota Dumai. Salah satunya melalui patroli rutin yang dipadukan dengan pendampingan kegiatan pertanian masyarakat sebagai bentuk pembinaan wilayah sekaligus penguatan ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, oleh Babinsa Kelurahan Bagan Keladi Koramil 01/Dumai, Serda Priyo S.
Ia melaksanakan patroli Karhutla sekaligus pendampingan karya nyata tanaman kacang panjang milik warga binaan bernama Misrin di Jalan Dr. Wahidin RT 04, Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mendampingi pengelolaan lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare. Lahan tersebut berstatus tanah rambut (kilang manis) yang dimanfaatkan warga untuk menanam kacang panjang sebagai sumber penghasilan keluarga.
Serda Priyo S juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Ia menekankan bahwa praktik tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan yang sulit dikendalikan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain merusak lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki sanksi hukum yang tegas,” ujar Serda Priyo S saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurutnya, masih terdapat kerawanan berupa kurangnya kesadaran sebagian masyarakat tentang bahaya Karhutla, terutama saat mengelola lahan. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan pendampingan langsung di lapangan terus dilakukan oleh Babinsa.
Selama kegiatan patroli dan pendampingan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman dengan kondisi cuaca mendung. Tidak ditemukan adanya titik api maupun titik asap di sekitar lokasi lahan pertanian.
Kegiatan patroli Karhutla dan pendampingan karya nyata tersebut berjalan dengan aman dan lancar.
Babinsa berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga lingkungan sekaligus mengelola lahan secara aman dan berkelanjutan.***