DUMAI – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai mulai menjalankan tahapan pemilihan ketua umum baru. Pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Dumai resmi dibuka mulai Rabu (12/8).
Kepastian tersebut disampaikan Ketua TPP KONI Kota Dumai, Muhammad Said, dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat KONI Kota Dumai, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (11/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Muhammad Said didampingi Sekretaris TPP Iriansyah, serta anggota TPP yang terdiri dari Yulia Putra, Budi Adrian Sahputra dan Gusrizal.
Muhammad Said menjelaskan, TPP telah menyusun sejumlah tahapan yang harus dilalui oleh para bakal calon sebelum ditetapkan sebagai calon Ketua Umum KONI Kota Dumai untuk periode kepengurusan berikutnya.
“Tahapan pengambilan formulir dilaksanakan pada 13, 14 dan 15 Agustus, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Kemudian pengembalian formulir, verifikasi dan perbaikan persyaratan dilaksanakan mulai 15 sampai 19 Agustus, dari pukul 08.00 sampai 17.00 WIB,” jelas Said.
Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk mengikuti proses penjaringan tersebut terbuka bagi siapa saja yang memenuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh TPP.
Adapun dokumen yang harus disiapkan bakal calon meliputi formulir pendaftaran, fotokopi KTP, pasfoto ukuran 4x6 sebanyak dua lembar, surat pengantar, surat pernyataan, daftar riwayat hidup, dukungan dari pengurus cabang olahraga (cabor), surat keterangan sehat, fotokopi ijazah minimal SMA atau sederajat, serta surat keterangan bebas narkoba.
Untuk memperoleh informasi lebih lengkap mengenai tahapan maupun persyaratan pencalonan, calon peserta dapat mendatangi langsung Sekretariat KONI Kota Dumai. Selain itu, informasi juga dapat diperoleh melalui Sekretaris TPP, Iriansyah, di nomor kontak 082385101874.
“Apa saja tahapan dan persyaratan bagi yang berminat, silakan datang ke Kantor KONI. Nanti akan kami jelaskan secara rinci. Pencalonan ini terbuka bagi siapa saja sepanjang memenuhi persyaratan yang telah dirumuskan TPP,” ujar Said.
Sementara itu, Sekretaris TPP, Iriansyah, berharap seluruh rangkaian penjaringan dan penyaringan dapat berjalan sesuai jadwal serta ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sesuai agenda dan ketentuan yang sudah dirumuskan. Kami yang mendapat amanah sebagai TPP akan bekerja sebaik mungkin dengan tetap mengacu pada aturan yang ada,” kata Iriansyah.
Pembentukan TPP sendiri merupakan hasil rapat pengurus KONI bersama pengurus cabang olahraga yang digelar di Gedung Wan Dahlan Ibrahim pada Minggu (9/8/2026).
Dalam rapat tersebut, disepakati lima orang untuk menjalankan tugas sebagai TPP. Komposisinya terdiri dari tiga perwakilan cabang olahraga dan dua orang dari unsur pengurus KONI Kota Dumai.
Proses pemilihan Ketua Umum KONI Dumai ini dilakukan setelah Agustiawan menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut berkaitan dengan tuntutan pekerjaan yang membuatnya harus pindah tugas ke Pulau Jawa, tepatnya di Cilacap.
Untuk memastikan roda organisasi KONI Kota Dumai tetap berjalan, selanjutnya akan digelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang menjadi forum pemilihan Ketua Umum KONI Kota Dumai yang baru.
Dengan dibukanya tahapan penjaringan, TPP mengajak pihak-pihak yang memenuhi persyaratan dan memiliki komitmen untuk memajukan olahraga di Kota Dumai agar mengikuti proses pencalonan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.***