Karhutla 0,5 Hektare di Mundam Dumai Berhasil Dipadamkan, Dandim Tekankan Kewaspadaan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:34:23 WIB
dok Istimewa

DUMAI – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Jalan Parit Tugu RT 04, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Jumat (7/8/2026). Kebakaran yang melanda lahan semak belukar, kebun nenas dan lahan sawit di kawasan tanah gambut tersebut berhasil dipadamkan.

Berdasarkan laporan Koramil 02/Bukit Kapur Kodim 0320/Dumai, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare. Lokasi kebakaran diketahui berada pada titik koordinat 1.64623° N dan 101.49154° E, dengan jarak sekitar 38 kilometer dari Koramil 02/Bukit Kapur.

Proses pemadaman melibatkan personel TNI sebanyak satu orang, Manggala Agni 11 orang serta tiga orang masyarakat. Petugas menggunakan satu unit mesin jet pump, selang 2,5 inci sebanyak empat buah, selang 1 inci sebanyak 14 buah serta satu selang isap.

Setelah dilakukan upaya pemadaman, seluruh area yang terbakar seluas kurang lebih 0,5 hektare berhasil dipadamkan. Hingga laporan terakhir, tidak ditemukan lagi titik api maupun titik asap di lokasi.

Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso, S.E., S.Hub.Int., M.H.I. mengapresiasi kesigapan personel gabungan yang turun langsung melakukan pemadaman.

“Kami mengapresiasi seluruh personel yang telah bergerak cepat melakukan pemadaman di lokasi. Sinergi antara TNI, Manggala Agni dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut,” ujar Herman.

Ia menegaskan, meskipun api telah berhasil dipadamkan, personel di lapangan tetap diminta melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api maupun asap yang kembali muncul.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena kondisi lahan gambut sangat mudah terbakar dan api dapat kembali muncul apabila tidak dilakukan pemantauan secara maksimal,” tegasnya.

Dandim juga meminta jajaran Babinsa untuk terus meningkatkan patroli dan komunikasi dengan masyarakat di wilayah yang rawan Karhutla.

“Kesiapsiagaan harus terus dilakukan. Pencegahan lebih baik daripada penanganan setelah kebakaran meluas. Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kota Dumai,” pungkasnya.

Selama kegiatan pemadaman berlangsung, situasi dilaporkan aman dan lancar. Saat ini kondisi di lokasi kebakaran dinyatakan sudah padam dengan titik api dan titik asap nihil.***

Tags

Terkini