TNI dan Warga Bersatu, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dumai Terus Berlanjut

Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:11:59 WIB
dok Istimewa

DUMAI – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sungai Sembilan terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki tahap pengerjaan tapak angkur, personel TNI bersama masyarakat dan pekerja lapangan terus berjibaku menyelesaikan pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penghubung masyarakat Kelurahan Tanjung Penyembal dengan Basilam Baru.

Kegiatan ini terus berlanjut pada Sabtu 23 Mei 2026, dipusatkan di Jalan Purwosalim, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Jembatan gantung dengan bentangan sepanjang 50 meter itu dibangun untuk membantu mobilitas masyarakat di wilayah pesisir yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.

Pada pelaksanaan hari ini, personel gabungan fokus melaksanakan pelangsiran semen serta pengecoran tapak angkur sebagai bagian penting dalam struktur utama jembatan. Pengecoran tapak angkur di sisi tepi jauh juga dilaporkan telah selesai dikerjakan.

Pembangunan tersebut melibatkan 16 personel TNI, 4 pekerja dan 4 warga setempat yang turut membantu pengerjaan di lapangan. Meski menghadapi sejumlah kendala, semangat personel dan masyarakat tetap tinggi demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan.

Beberapa kendala yang dihadapi di lapangan antara lain lokasi pembangunan yang cukup jauh dari jalan besar, kondisi air pasang yang masih tinggi, hingga akses jalan berlumpur akibat pasang laut sehingga suplai material harus dibantu menggunakan alat berat.

Dandim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membuka akses yang selama ini sulit dijangkau.

“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar membangun sarana penghubung, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Kami berharap keberadaan jembatan nantinya benar-benar memberikan manfaat besar bagi warga di dua kelurahan,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.

Ia juga menegaskan bahwa semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut membantu di lapangan. Sinergi seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam setiap pembangunan di wilayah binaan,” tambahnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan kondusif dengan kondisi cuaca cerah yang mendukung proses pengerjaan di lapangan.***

Tags

Terkini