Panglima TNI Kerahkan Tim Pencari Fakta Usut Heli AD Jatuh di Ciwidey

BERITA494 Dilihat

JAKARTA – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menerjunkan tim pencari fakta untuk menginvestigasi kecelakaan helikopter jenis BEL 412 milik TNI AD di kawasan perkebunan teh, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Yudo memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Itu sudah ditangani nanti akan dicek oleh tim pencari fakta,” kata Yudo usai ‘Rapat Koordinasi Sinergitas Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan untuk Menyukseskan Pemilu 2024’ di Hotel Westin Jakarta, Senin (29/5/2023).

Yudo mengatakan kru yang ada di helikopter itu berjumlah 5 orang. Yudo menyebut 5 kru tersebut mengalami luka ringan dan sudah ditangani di rumah sakit.

“Krunya lima-limanya sudah selamat, sudah dirawat di rumah sakit, rumah sakit di Bandung. Dan lima-limanya selamat dan luka ringan. Dan hari ini ditangani, dan tentunya dengan kejadian jatuhnya pesawat tersebut akan kita cek dengan tim pencari fakta,” ucap Yudo.

Yudo mengatakan tim pencari fakta akan mengecek penyebab jatuhnya helikopter milik TNI AD itu. Tim pencari fakta akan mengecek apakah helikopter jatuh karena cuaca atau karena teknis.

“Untuk mengecek kenapa jatuhnya ini, apa karena cuaca apa karena teknis dan sebagainya, tentunya nanti tim yang akan,” tutur Yudo.

Diketahui, kecelakaan terjadi di Patenggang, Rancabali pada Minggu (28/5) pukul 13.30 WIB. Diketahui helikopter jenis BEL 412 terjatuh saat mendukung latihan Yonif 300 R/ BJW.

“Telah terjadi kecelakaan helikopter jenis BEL 412 milik TNI AD di Kampung Bayongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali dalam rangka mendukung latihan Yonif 300 R/ BJW,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Hamim Tohari dalam keterangan resminya kepada detikcom, Minggu (28/5).

Hamim menambahkan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan helikopter itu. Kru helikopter berjumlah 5 orang.

“Seluruh kru helikopter selamat,” kata Hamim Tohari.

Sumber: detik.com

Komentar