Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Jamaah Masjid Al-Iksan Dumai

Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Jamaah Masjid Al-Iksan Dumai
dok Istimewa

DUMAI – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Tim Penyuluh Mabes TNI di wilayah Kota Dumai.

Pada Jumat (11/9/2026), Tim Penyuluh Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi penanganan Karhutla kepada jamaah Masjid Al-Iksan, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum pelaksanaan khutbah Salat Jumat dan diikuti sebanyak 66 orang yang terdiri dari pengurus masjid, jamaah serta masyarakat sekitar.

Dalam penyuluhan tersebut, Tim Mabes TNI memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peran bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya saat kondisi lahan dan cuaca rawan terjadi kebakaran.

Tim penyuluh menekankan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari kepedulian bersama. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah munculnya titik api, termasuk dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya indikasi kebakaran,” ujar Tim Penyuluh Mabes TNI.

Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Dumai.

Melalui kegiatan penyuluhan yang menyasar berbagai elemen masyarakat, diharapkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla semakin meningkat sehingga kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sedini mungkin.

Tim Mabes TNI juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index