Kodim 0320/Dumai Dampingi Tim Mabes TNI Tangani Dampak Karhutla, 200 Masker Dibagikan ke Masyarakat

Kodim 0320/Dumai Dampingi Tim Mabes TNI Tangani Dampak Karhutla, 200 Masker Dibagikan ke Masyarakat
dok Istimewa

DUMAI – Kodim 0320/Dumai mendampingi Tim Penyuluhan dan Monitoring Karhutla Mabes TNI dalam sejumlah kegiatan penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Dumai, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut meliputi pembagian masker kepada masyarakat, peninjauan lahan bekas terbakar serta komunikasi sosial (Komsos) dengan warga yang terdampak Karhutla.

Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso menegaskan bahwa jajaran TNI di wilayah Kota Dumai terus berkomitmen mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla, termasuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak asap maupun kebakaran lahan.

“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami bersama Tim Mabes TNI terus melakukan langkah-langkah pencegahan, pemantauan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.

Salah satu kegiatan yang dilakukan yakni pembagian sekitar 200 masker kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Ketua Koordinator Laksma TNI Edi Krisna Murti, dengan didampingi personel Kodim 0320/Dumai.

Pembagian masker dilakukan secara langsung kepada masyarakat di sepanjang Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Dumai, serta di sekitar RSUD Kota Dumai. Masker diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi dampak kabut asap akibat Karhutla.

Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, pembagian masker merupakan langkah sederhana namun penting untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan asap dan partikel akibat kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama apabila kondisi udara terdampak asap. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan,” katanya.

Selain pembagian masker, Tim Monitoring Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Marsma TNI Setiawan melaksanakan peninjauan terhadap sejumlah lokasi bekas lahan terbakar. Peninjauan tersebut turut didampingi Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dan Pasiops Kodim 0320/Dumai.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pascakebakaran sekaligus memperoleh gambaran mengenai dampak yang ditimbulkan akibat Karhutla.

Tidak hanya melakukan pemantauan di lapangan, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI juga melaksanakan Komsos dengan warga yang terdampak kebakaran. Kegiatan tersebut didampingi Pasiops Kodim 0320/Dumai.

Melalui Komsos tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan Karhutla serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan, lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Letkol Arm Herman Santoso menegaskan, sinergi antara TNI, pemerintah, aparat terkait dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya Karhutla.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran masyarakat sangat penting. Segera laporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran lahan di wilayah Kota Dumai.

“Kita berharap melalui edukasi, pemantauan dan kepedulian bersama, kejadian Karhutla dapat terus ditekan sehingga masyarakat Dumai dapat beraktivitas dengan aman dan sehat,” pungkasnya.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index