DUMAI – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilakukan di wilayah Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Kamis (20/8/2026). Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Parit Tugu RT 04, tepatnya di antara Jalan Nenas dan Jalan Parit Tugu.
Kebakaran tersebut menghanguskan lahan semak belukar dan tanah gambut dengan luas sekitar 1,5 hektare. Dalam proses penanganannya, personel TNI dari Koramil 02/Bukit Kapur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai turun langsung melakukan pemadaman.
Sebanyak tiga personel TNI dan enam personel BPBD terlibat dalam kegiatan tersebut. Petugas juga mengerahkan dua unit mesin pemadam, masing-masing satu unit mesin Ministariker BPBD dan satu unit mesin Ministariker TNI, serta 12 rol selang buang dan dua selang hisap.
Hingga Kamis, sekitar 1,4 hektare lahan yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas masih menemukan asap di lokasi, sementara titik api dilaporkan sudah tidak ditemukan.
Proses pemadaman menghadapi kendala berupa kondisi angin yang cukup kencang. Petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali membesar maupun merambat ke area lainnya.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengapresiasi sinergi personel di lapangan dalam menangani karhutla serta mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut.
“Penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dan bersama-sama. Meskipun titik api sudah berhasil dipadamkan, petugas harus tetap melakukan pendinginan dan pemantauan karena lahan gambut memiliki potensi menyimpan bara di bawah permukaan,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Segera laporkan apabila melihat adanya titik api atau asap agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” tegasnya.
Dandim menambahkan, sinergi antara TNI, BPBD, kepolisian, masyarakat, dan unsur terkait menjadi kunci dalam mencegah serta menangani karhutla di wilayah Kota Dumai.
Selama kegiatan pemadaman berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan lancar. Petugas terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.***