DUMAI - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Babinsa Koramil 01/Dumai dengan menyambangi wilayah binaan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan Serka Abu Kasim Litiloly, Babinsa Kelurahan Ratu Sima, di Jalan Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Kamis (13/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Abu Kasim Litiloly melaksanakan patroli Karhutla dan sosialisasi pencegahan bencana banjir kepada masyarakat. Selain itu, Babinsa turut melakukan pendampingan karya nyata berupa penanaman tanaman jeruk nipis milik Bapak Tarigan di lahan seluas sekira setengah hektare.
Serka Abu Kasim Litiloly mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka maupun mengelola lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan Karhutla. Selain membahayakan lingkungan, pelaku pembakaran juga dapat dikenakan sanksi hukum," ujarnya.
Babinsa juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir, khususnya di kawasan Jalan Bukit Datuk RT 02, Kelurahan Ratu Sima. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah berbagai potensi bencana.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dan lingkungan, termasuk mencegah terjadinya banjir. Lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang," kata Serka Abu Kasim Litiloly.
Selain sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan tanaman jeruk nipis sebagai bagian dari karya nyata di bidang pertanian. Lahan yang digunakan merupakan tanah mineral dengan kondisi cuaca cerah dan situasi di lokasi berlangsung aman serta lancar.
"Patroli hari ini berjalan aman dan lancar. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan titik api maupun titik asap. Kami akan terus melakukan pemantauan dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi Karhutla," pungkasnya.***