DUMAI - Babinsa Koramil 01/Dumai bersama tim patroli SKK Migas dan unsur keamanan PT Pertamina Hulu Rokan melaksanakan kegiatan patroli pengamanan serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Kota Dumai, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya penguatan pembinaan teritorial serta pengamanan terhadap jalur pipa minyak milik PT PHR.
Patroli tersebut melibatkan personel Babinsa Koramil 01/Dumai Serda K.J. Saragih bersama dua orang petugas keamanan PT PHR yakni Sutrisno dan Antoni. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kerja sama pengamanan antara aparat kewilayahan dengan SKK Migas Sub Sektor Kodim 0320/Dumai.
Kegiatan dimulai dari Jalan Soekarno Hatta tepatnya di depan Pos Pertamina. Dari lokasi tersebut tim patroli bergerak menyusuri sejumlah titik jalur pipa minyak guna memastikan kondisi keamanan serta mengantisipasi potensi gangguan di sekitar area tersebut.
Rute patroli kemudian dilanjutkan menuju kawasan Jalan Soekarno Hatta Bukit Jin yang berada di wilayah Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur. Tim patroli juga melakukan pemantauan di sepanjang jalur pipa line yang berada di Jalan Abdul Rab Khan.
Selanjutnya patroli bergerak menuju Jalan Gatot Subroto Km 12 di wilayah Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan. Di lokasi tersebut tim patroli melakukan pengecekan kondisi jalur pipa minyak sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar area tersebut.
Selain melakukan patroli, Babinsa juga melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar. Sosialisasi dilakukan untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas berjualan di sepanjang jalur pipa minyak demi menjaga keselamatan bersama.
“Kami melaksanakan patroli bersama untuk memastikan jalur pipa minyak tetap dalam kondisi aman sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak beraktivitas ataupun berjualan di sepanjang jalur pipa karena berpotensi membahayakan keselamatan,” ujar Babinsa.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan objek vital nasional sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga area jalur pipa minyak serta bersama-sama ikut menjaga keamanan lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” katanya.***