DUMAI - Komitmen pembinaan teritorial dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung ketahanan pangan terus diperkuat jajaran Kodim 0320/Dumai melalui patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan, sosialisasi kebencanaan, serta pendampingan pertanian kepada masyarakat di wilayah binaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Babinsa Kelurahan Purnama Koramil 01/Dumai, Sertu Mahyudin, dengan melaksanakan patroli karhutla, sosialisasi pencegahan banjir, serta pendampingan karya nyata tanaman timun milik Zainal yang berlokasi di Jalan Dermaga Darat, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. Pendampingan dilakukan pada lahan seluas kurang lebih setengah hektare dengan kondisi tanah mineral.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan dan kesehatan.
Masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir.
Pemantauan di lokasi kegiatan menunjukkan tidak ditemukan adanya titik api maupun titik asap. Kegiatan berlangsung dalam kondisi cuaca gerimis dengan situasi wilayah tetap aman dan terkendali, meskipun masih terdapat potensi kerawanan akibat rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap bahaya kebakaran lahan.
Komandan Kodim 0320/Dumai Letkol (Arm) Herman Santoso menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan aparat kewilayahan merupakan langkah konkret dalam menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan.
“Patroli dan sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat merusak lingkungan serta membahayakan kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat meningkatkan produktivitas pertanian,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas lingkungan serta ketahanan wilayah.
“Kerja sama yang baik antara aparat dan masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan serta mengantisipasi potensi bencana lainnya,” ungkapnya.
Dandim kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan lahan secara produktif.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta terus memanfaatkan potensi pertanian yang ada guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***