DUMAI – Pembangunan jembatan beton tahap VII di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, terus dilanjutkan sebagai upaya mendukung akses dan mobilitas masyarakat setempat.
Kegiatan pembangunan tersebut dipantau Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung, Pelda Tarmin, dari Koramil 03/Sungai Sembilan pada Kamis (1/10/2026). Dalam pelaksanaan kali ini, pekerjaan difokuskan pada penggecoran tiang jembatan.
Jembatan yang memiliki panjang bentangan sekitar 8 meter tersebut dibangun untuk menghubungkan wilayah di RT 21. Jembatan melintasi sungai dengan lebar sekitar 5 meter dan kedalaman air berkisar 1 hingga 2 meter.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah tersebut. Tercatat sekitar 413 jiwa atau 240 kepala keluarga yang nantinya dapat memanfaatkan akses jembatan tersebut.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, sebanyak empat personel TNI, lima pekerja dan tujuh masyarakat turut terlibat. Mereka bekerja secara bersama-sama dalam proses pembangunan dengan tetap memperhatikan kondisi sungai.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat, terutama untuk memperlancar akses penghubung antarkawasan.
“Kami terus mendorong keterlibatan Babinsa dalam memantau dan mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas sehari-hari,” kata Letkol Arm Herman Santoso.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga menunjukkan semangat gotong royong yang perlu terus dipelihara di lingkungan masyarakat.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang ikut terlibat dalam pembangunan ini. Dengan kebersamaan antara TNI, pekerja dan masyarakat, pembangunan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pembangunan, kondisi air sungai yang sedang pasang menjadi salah satu kendala di lapangan. Meski demikian, kegiatan tetap berjalan dengan aman dan terkendali.
Kondisi cuaca pada pagi hari cerah, kemudian berubah mendung pada siang hingga sore hari. Seluruh rangkaian kegiatan pembangunan jembatan berlangsung dengan aman dan lancar.***