Libatkan Masyarakat dan MPA, Mabes TNI Gencarkan Penyuluhan Karhutla di Dumai Barat

Selasa, 08 September 2026 | 14:23:19 WIB
dok Istimewa

DUMAI — Tim Penyuluhan Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Provinsi Riau, khususnya Kota Dumai.

Tim penyuluh dari Mabes TNI berjumlah tujuh personel dan dipimpin Laksma TNI Edi Krisna Murti. Kegiatan tersebut turut didukung dua personel dari Kodim 0320/Dumai yang dipimpin Mayor Arh Kusworo Maryadi.

Penyuluhan di Kecamatan Dumai Barat diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari masyarakat adat, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), para lurah, serta kepala Puskesmas (PKM) di wilayah setempat.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan sejak dini, kewaspadaan terhadap potensi titik api, serta peran bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla.

Laksma TNI Edi Krisna Murti menegaskan, pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika kebakaran sudah terjadi. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci utama untuk mencegah meluasnya kebakaran.

“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Masyarakat merupakan bagian penting dalam mendeteksi dan mencegah sejak dini potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Sementara itu, keterlibatan MPA, lurah, masyarakat adat, dan unsur pelayanan kesehatan dinilai penting dalam membangun koordinasi di tingkat wilayah.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, Tim Mabes TNI berharap sinergi antara aparat dan masyarakat semakin kuat sehingga potensi Karhutla dapat ditekan, khususnya di tengah kondisi yang membutuhkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan di wilayah Dumai. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan aman dan lancar hingga pukul 15.00 WIB.***

Terkini