Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Lukit Meranti

Senin, 07 September 2026 | 13:18:41 WIB
dok Istimewa

DUMAI - Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla di Desa Lukit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB itu turut didampingi tiga personel Babinsa Koramil 06/Merbau. Tim Mabes TNI terdiri atas Kol Adm Dayatmoko dan Letkol Ckm Widodo Nogroho.

Setibanya di Desa Lukit, tim bersama kepala desa dan rombongan bertemu dengan masyarakat. Selain menyampaikan sosialisasi, mereka mengecek embung dan sekat kanal serta memantau sejumlah lahan yang dinilai rawan terjadi Karhutla.

Kol Adm Dayatmoko mengatakan, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh lapisan masyarakat.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas yang diberikan pimpinan TNI untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Menurutnya, lahan gambut membutuhkan perhatian khusus karena mudah terbakar dan sulit dipadamkan apabila api sudah meluas. Karena itu, keberadaan kanal dan embung dinilai penting sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman.

“Apabila terjadi kebakaran, masyarakat harus cepat tanggap dan peduli,” katanya.

Sementara itu, Letkol Ckm Widodo Nogroho mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan wilayah tempat tinggal dari ancaman Karhutla. Ia mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat secara luas.

Ia juga mendorong agar kanal dan embung terus dirawat sebagai tempat penampungan air yang dapat dimanfaatkan saat terjadi kebakaran. Perangkat RT dan RW juga diharapkan aktif menyampaikan edukasi mengenai bahaya Karhutla kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Desa Lukit mengapresiasi kehadiran Tim Mabes TNI. Sosialisasi dinilai memberikan pengetahuan mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan sebelum terjadi bencana Karhutla.

Namun, masyarakat menyampaikan masih terbatasnya sarana dan prasarana pemadaman di desa. Mereka berharap adanya dukungan anggaran serta peralatan, seperti mesin mini treker dan selang air, untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa dan aparat kewilayahan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Pengecekan embung dan sekat kanal serta sosialisasi selesai sekitar pukul 10.05 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Lukit diharapkan semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.***

Terkini