DUMAI – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Tim Pencegahan Karhutla Mabes TNI bersama Pasis Seskoad Dikreg LXVIII Tahun 2026 melaksanakan penyuluhan Karhutla di Kantor Camat Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan penyuluhan tersebut dipimpin Ketua Tim Penyuluh, Kolonel Arm Riski, dan diikuti sebanyak 63 orang yang terdiri dari 7 orang tim penyuluh serta 56 peserta dari berbagai unsur.
Para peserta berasal dari unsur TNI, Polri, lurah, LPMK, RT se-Kecamatan Sungai Sembilan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tokoh masyarakat.
Kolonel Arm Riski mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.
“Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, perangkat RT, MPA hingga tokoh masyarakat,” ujar Kolonel Arm Riski.
Menurutnya, sinergi di tingkat lapangan sangat penting untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan adanya titik api.
“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada melakukan penanganan setelah kebakaran terjadi. Karena itu, masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan adanya indikasi kebakaran.
“Dengan komunikasi, koordinasi dan kepedulian bersama, kita berharap potensi Karhutla di wilayah Sungai Sembilan dapat ditekan dan lingkungan tetap terjaga,” pungkas Kolonel Arm Riski.
Kegiatan penyuluhan Karhutla tersebut berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar.***