Pembangunan Jembatan Armco di Lubuk Gaung Terus Dikebut, Dandim Dumai: Untuk Kepentingan Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:43:57 WIB
dok Istimewa

DUMAI – Pembangunan jembatan Armco di wilayah Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus dilakukan sebagai upaya memperkuat akses dan koneektivitas masyarakat.

Kegiatan pembangunan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Jalan Cempaka Gang Listrik dan Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung, pada Sabtu (2/8/2026).

Di lokasi Jalan Cempaka Gang Listrik, jembatan memiliki bentangan sepanjang 8 meter dengan lebar sungai sekitar 5 meter dan kedalaman air berkisar 1 hingga 3 meter. Jembatan tersebut menjadi akses penghubung bagi masyarakat dengan penerima manfaat sekitar 300 orang dari 170 kepala keluarga (KK).

Sementara itu, pembangunan di Jalan Sukaramai memiliki bentangan jembatan sepanjang 22 meter dengan lebar sungai sekitar 10,40 meter. Kedalaman air berkisar 1 hingga 3 meter, sedangkan saat kondisi banjir ketinggian air dapat mencapai 5 meter.

Jembatan di Jalan Sukaramai diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 850 orang dari 380 KK. Dalam pelaksanaan pekerjaan, dilakukan sejumlah kegiatan seperti pengecatan dan pelasteran, dengan melibatkan dua personel TNI, tiga pekerja dan dua masyarakat.

Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan aktivitas sehari-hari warga.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak sangat penting bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki kendala akses akibat kondisi geografis dan aliran sungai.

“Jembatan ini bukan hanya sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong agar pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik dan memperhatikan kondisi di lapangan,” katanya.

Dalam proses pengerjaan di Jalan Sukaramai, terdapat sejumlah kendala teknis, di antaranya kondisi pasang surut air laut serta lokasi tanah timbun yang cukup jauh dari lokasi jembatan.

Meski demikian, seluruh kegiatan berjalan aman dan terkendali. Kondisi cuaca selama pelaksanaan kegiatan, mulai pagi hingga sore hari, juga dilaporkan cerah.

Letkol Arm Herman Santoso menambahkan, pihaknya mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan jembatan tersebut.

“Sinergi antara TNI, pekerja dan masyarakat sangat penting. Dengan kebersamaan, pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal sehingga hasilnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.***

Tags

Terkini