Polda Riau dan Stakeholder Perkuat Sinergi Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:38:19 WIB
dok Istimewa

RIAU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Subdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan program strategis nasional itu tetap berjalan optimal, khususnya bagi pelajar yang menjadi salah satu kelompok penerima manfaat utama. Langkah ini sekaligus menjadi upaya menghadapi dinamika operasional di lapangan, termasuk adanya sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalami suspend atau penghentian sementara operasional.

Panit 3 Subdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Riau, IPDA Desrizal, SH., MH., mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan MBG tetap berjalan dengan baik, aman, transparan, dan tepat sasaran.

“Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan sinergi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam menghadapi dinamika operasional di lapangan, termasuk kondisi sejumlah SPPG yang tengah mengalami suspend,” ujar IPDA Desrizal kepada media.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Riau menegaskan, dapur SPPG yang masih beroperasi wajib menjalankan seluruh proses pengelolaan dan pendistribusian makanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Penerapan SOP tersebut mencakup pemilihan bahan pangan berkualitas, proses pengolahan yang higienis, hingga pendistribusian makanan secara tepat waktu. Hal tersebut dilakukan guna menjaga kualitas serta keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Provinsi Riau, Achmad Wardana, menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terus dilakukan terhadap dapur SPPG yang belum memenuhi standar.

Menurutnya, pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait juga terus melakukan pembinaan, antara lain melalui peningkatan higiene dan sanitasi, penguatan sistem pengawasan, serta pelatihan bagi para pengelola dapur.

“Langkah evaluasi dan pembinaan terus dilakukan agar seluruh unit layanan memenuhi ketentuan yang berlaku dan mampu memberikan layanan secara optimal,” kata Achmad.

Polda Riau turut berperan dalam pengawasan dan pengawalan distribusi MBG untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan serta program berjalan secara transparan dan tepat sasaran. Keterlibatan kepolisian juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas serta kepercayaan masyarakat terhadap program strategis nasional tersebut.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Riau membuka ruang koordinasi intensif dengan berbagai pihak, mulai dari instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota hingga mitra penyedia bahan pangan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok, menjaga ketersediaan bahan baku, serta memastikan distribusi makanan bergizi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Riau.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendukung pencegahan stunting, serta menunjang tumbuh kembang generasi muda agar sehat dan produktif.

“Keberlanjutan program ini menjadi prioritas bersama dan membutuhkan dukungan seluruh elemen. Meskipun menghadapi tantangan operasional seperti suspend SPPG, sinergi lintas sektor diyakini mampu menjaga kualitas layanan dan memastikan manfaat MBG tetap dirasakan masyarakat luas,” pungkas Achmad.**"

Tags

Terkini