AKJ Temui 32 Cabor dan Tampung Aspirasi Pembinaan Olahraga Dumai

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:23:50 WIB
dok Istimewa

DUMAI – Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai, Abdul Kadir Jailani (AKJ), menggelar pertemuan bersama 32 Pengurus Kota Cabang Olahraga (Pengkot/Pengcab) di Sky Lounge, Senin (17/8/2026) malam.

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang untuk menyerap aspirasi secara langsung dari para pengurus cabang olahraga (cabor), khususnya terkait berbagai persoalan dan kebutuhan pembinaan olahraga di Kota Dumai menjelang Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Muskotlub) KONI Dumai yang rencananya digelar 27 Agustus 2026.

Dalam pertemuan itu, AKJ menyampaikan komitmennya untuk membawa olahraga Kota Dumai menuju prestasi yang lebih baik apabila mendapat amanah memimpin KONI Kota Dumai periode 2026-2030.

Menurutnya, kemajuan olahraga tidak mungkin dicapai hanya oleh seorang ketua atau jajaran pengurus KONI. Dibutuhkan kebersamaan, komunikasi, serta dukungan seluruh pengurus cabor, pelatih dan atlet.

“Tanpa dukungan dan kerja sama dari seluruh pengurus maupun atlet, saya tidak bisa memajukan olahraga di Kota Dumai ini,” ujar AKJ.

Ia menegaskan, keseriusannya maju sebagai calon Ketua Umum KONI Dumai bukan sekadar wacana. Salah satu bentuk keseriusan tersebut ditunjukkan dengan mengambil langsung formulir pendaftaran kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan, tanpa mewakilkannya kepada orang lain.

“Saya akan wakafkan waktu saya untuk sebesar-besarnya pada KONI dan pembinaan olahraga,” kata AKJ.

AKJ menilai, KONI ke depan harus mampu menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga. Karena itu, komunikasi antara KONI dan cabor tidak boleh hanya berlangsung ketika agenda resmi seperti rapat kerja atau rapat koordinasi.

Menurutnya, ruang komunikasi yang lebih informal dan kekeluargaan justru penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang dihadapi masing-masing cabor.

“Ke depan, pertemuan antara pengurus KONI dengan pengurus cabor tidak sebatas pada raker atau rakor. Tapi melalui forum-forum silaturahmi seperti malam ini, sehingga pengurus KONI punya banyak masukan untuk pengembangan olahraga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, AKJ juga mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan pengurus cabor.

Sejumlah persoalan yang mengemuka di antaranya menyangkut pembinaan dan peningkatan kualitas atlet, ketersediaan serta perbaikan sarana dan prasarana olahraga, dukungan pendanaan, hingga pentingnya memperkuat komunikasi dan kebersamaan antar-pengurus cabor.

AKJ mengatakan, seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan penting dalam menyusun arah dan program KONI apabila dirinya dipercaya memimpin organisasi olahraga tersebut.

Ia menilai pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, mulai dari pencarian bibit, pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses menuju prestasi.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Atlet harus dipersiapkan dengan baik, pelatih juga harus diperhatikan, dan cabor harus mendapat ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Dengan mengusung tagline “Bersatu, Bersama, Juara”, AKJ berharap KONI Dumai ke depan dapat membangun semangat kolektif seluruh insan olahraga untuk mengangkat prestasi atlet daerah, khususnya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau.

Ia juga berharap sinergi antara KONI, cabor, atlet, pelatih, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dapat semakin kuat sehingga Dumai mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dan kompetitif di tingkat provinsi maupun nasional.

Pertemuan tersebut ditutup dengan semangat kebersamaan untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu kekuatan yang dapat mengharumkan nama Kota Dumai.

AKJ menegaskan, jika diberikan amanah, dirinya siap membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dan menjadikan aspirasi cabor sebagai bagian penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga Kota Dumai.

Sebagai penutup pertemuan, AKJ berharap kepada para pengurus Cabor agar jangan terbuai dengan iming-iming. Karena dunia olahraga adalah dunia para ksatria yang mengedepankan sportifitas.***

Tags

Terkini