DUMAI – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Tiu Thian See ke-50 di Kelenteng Thian See Kiong, Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Selasa (30/6/2026), berlangsung meriah dan penuh semarak.
Ratusan masyarakat memadati area kelenteng untuk menyaksikan pertunjukan barongsai dan liong dari berbagai daerah yang menyuguhkan atraksi spektakuler.
Perayaan tahun ini menghadirkan tujuh tim barongsai dan liong dari Kota Dumai, Pekanbaru, Bengkalis, hingga Rengat. Beragam atraksi ditampilkan, mulai dari permainan barongsai tradisional hingga pertunjukan barongsai tonggak yang memacu adrenalin dan mendapat sambutan meriah dari para penonton.
Adapun tim yang turut memeriahkan perayaan tersebut yakni:
1. Persatuan Barongsai & Naga Bintang Purnama – Dumai.
2. Group Liong dan Barongsai Vihara Paramita – Rengat.
3. Satya Budi Dharma Lion Dance Team – Bengkalis.
4. Barongsai Bakti Luhur – Bengkalis.
5. Barongsai Budaya Luhur – Bengkalis.
6. HBT Lion Dance – Pekanbaru.
7. Barongsai Vihara Buddha Padma – Dumai.
Puncak perhatian pengunjung tertuju pada penampilan atraksi barongsai tonggak yang untuk pertama kalinya ditampilkan di Kota Dumai oleh Persatuan Barongsai & Naga Bintang Purnama dari Kelenteng Thian See Kiong.
Dengan lompatan-lompatan akrobatik, keseimbangan tinggi, serta gerakan yang presisi di atas deretan tonggak besi, para atlet berhasil memukau ratusan pasang mata yang menyaksikan penampilan tersebut. Tepuk tangan dan sorak sorai penonton terus mengiringi setiap aksi yang ditampilkan.
Perwakilan Persatuan Barongsai & Naga Bintang Purnama, Ali Chen, mengaku bangga atas keberhasilan timnya mempersembahkan atraksi barongsai tonggak perdana di Kota Dumai.
"Kami sangat bangga karena untuk pertama kalinya atraksi barongsai tonggak dapat ditampilkan di Kota Dumai. Seluruh anggota telah berlatih dengan sungguh-sungguh selama berbulan-bulan sehingga penampilan hari ini berjalan lancar tanpa kendala. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," ujar Ali Chen.
Ia berharap penampilan tersebut menjadi momentum kebangkitan olahraga sekaligus seni budaya barongsai di Kota Dumai. Menurutnya, atraksi ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk bergabung, berlatih, dan ikut melestarikan warisan budaya yang telah berkembang selama bertahun-tahun.
Tidak hanya menyuguhkan atraksi barongsai dan liong, perayaan HUT Dewa Tiu Thian See ke-50 juga dimeriahkan oleh penampilan artis serta berbagai hiburan lainnya. Kawasan menuju Kelenteng Thian See Kiong tampak semakin indah dengan hiasan lampion warna-warni yang menciptakan suasana khas perayaan budaya Tionghoa.
Di sisi lain, puluhan stan UMKM milik masyarakat turut meramaikan lokasi acara dengan menawarkan beragam kuliner, minuman, serta berbagai produk lokal. Kehadiran stan-stan tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengunjung dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya perayaan.
Perayaan HUT Dewa Tiu Thian See ke-50 di Kelenteng Thian See Kiong tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Tionghoa, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarkomunitas barongsai dari berbagai daerah.
Di saat yang sama, kegiatan ini turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui meningkatnya transaksi para pelaku UMKM, sehingga menghadirkan manfaat budaya, sosial, dan ekonomi secara bersamaan.***