TNI dan Warga Gotong Royong Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Sungai Sembilan

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:31:41 WIB
dok Istimewa

DUMAI – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Kelurahan Tanjung Penyebal dengan Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus dikebut oleh personel Kodim 0320/Dumai bersama masyarakat, Kamis (21/5/2026).

Pembangunan jembatan yang berada di Jalan Purwosalim, Kelurahan Tanjung Penyebal tersebut menjadi salah satu upaya membantu membuka akses transportasi masyarakat di wilayah pesisir yang selama ini cukup sulit dijangkau, terutama saat kondisi air pasang.

Pada kegiatan hari ini, personel gabungan melaksanakan sejumlah pekerjaan di antaranya melangsir semen, pengecoran tapak angkur, serta menyelesaikan pengecoran tapak angkur pada sisi tepi jauh jembatan.

Jembatan gantung tersebut memiliki bentangan sepanjang 50 meter dengan lebar sungai mencapai 20 meter dan kedalaman air sekitar 2 meter. Saat kondisi banjir atau pasang tinggi, ketinggian air dapat mencapai 2 hingga 4 meter dengan kecepatan arus sekitar 3 meter per detik.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi sedikitnya 260 warga dari 79 Kepala Keluarga (KK) yang berada di dua kelurahan tersebut.

Dalam pelaksanaan pembangunan, Kodim 0320/Dumai melibatkan 16 personel TNI, 4 pekerja, dan 4 warga masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan pembangunan infrastruktur tersebut.

Meski dihadapkan dengan sejumlah kendala di lapangan seperti lokasi jembatan yang jauh dari jalan besar, kondisi air pasang yang masih tinggi, hingga akses jalan berlumpur akibat pasang laut, proses pembangunan tetap berjalan dengan semangat kebersamaan. Bahkan, untuk mempercepat suplai material, pelangsiran dilakukan menggunakan alat berat.

Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam membuka akses penghubung antarwilayah.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Kita ingin membantu mempermudah akses warga, memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan maupun sosial masyarakat di wilayah Sungai Sembilan,” ujar Dandim.

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong personel TNI bersama masyarakat yang tetap bekerja meski menghadapi kondisi medan cukup berat dan tantangan cuaca pasang laut.

“Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap pembangunan di wilayah,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.***

Tags

Terkini