DUMAI – Personel Babinsa Kodim 0320/Dumai terus melakukan upaya pendinginan (cooling down) di sejumlah lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna memastikan tidak muncul kembali titik api maupun asap yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sejak awal kejadian, jajaran Kodim 0320/Dumai melalui Koramil dan Babinsa bergerak cepat melaksanakan patroli terpadu, pemadaman, serta pemantauan titik rawan untuk mencegah meluasnya kebakaran. Setelah proses pemadaman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pendinginan menyeluruh pada area terdampak.
Komandan Kodim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso, S.E., S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa tahap pendinginan merupakan bagian krusial dalam rangkaian penanganan karhutla di lapangan.
“Kami mengerahkan Babinsa untuk terus melakukan patroli dan pendinginan di lokasi pasca kebakaran. Langkah ini penting untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak terjadi kebakaran susulan,” tegas Dandim, Minggu (29/03).
Ia menambahkan, seluruh jajaran Kodim 0320/Dumai disiagakan secara maksimal melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta kesiapan personel dan peralatan.
“Kodim 0320/Dumai berkomitmen memperkuat deteksi dini, pencegahan, hingga penanganan cepat karhutla secara terpadu bersama seluruh unsur terkait,” lanjutnya.
Upaya pendinginan ini juga menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah dan unsur Forkopimda dalam memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali pasca kebakaran.
Setelah rangkaian kegiatan peninjauan lapangan, rombongan melanjutkan agenda menuju Bandara Pinang Kampai Dumai untuk peninjauan lanjutan ke wilayah Pulau Rupat yang termasuk daerah rawan karhutla.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Kehadiran TNI AD melalui Kodim 0320/Dumai di lapangan menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.***