DUMAI - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Dumai menerima permohonan pendaftaran Organisasi Perguruan Pencak Silat Militer (PSM) Grup 3 Kopassus. Pertemuan antara Ketua IPSI Kota Dumai, Firmanto, S. Sos dengan Ws. Pasiops Grup 3 Kopassus berlangsung di Sekretariat KONI Kota Dumai, Jumat (13/4/2026).
Ws. Pasiops yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan PSM berharap dapat bersinergi dengan IPSI dan KONI Kota Dumai untuk meningkatkan prestasi olahraga bela diri. Banyak personel Grup 3 Kopassus yang menekuni bela diri, sehingga diharapkan PSM dapat memberikan kontribusi positif. Pada pertemuan itu turut pula hadir Sekretaris Umum KONI Kota Dumai, Muhammad Ali Akbar dan juga Koordinator Bidang Media, Zainal Arifin.
Selaku Ketua Dewan Pertimbangan, Ws. Pasiops berharap PSM dapat bersinergi dengan IPSI dan juga KONI Kota Dumai. Penyebabnya karena banyak dari personel Grup 3 Kopassus (PSM) menekuni berbagai cabang olahraga bela diri. Tentunya diharapkan ke depan atlet-atlet PSM dapat memberikan kontribusi positif dengan capaian sebuah prestasi yang bisa membanggakan bagi Kopassus dan juga masyarakat Dumai.
"Pada kesempatan ini mewakili pengurus cabang (Pengcab) Khusus Kopassus, Organisasi PSM menyampaikan keinginan bergabung bersama IPSI Kota Dumai, Kopassus memiliki Organisasi PSM membawahi personel Kopassus yang menekuni berbagai cabang olahraga bela diri," ujarnya mengawali percakapan.
Lanjutnya lagi "Banyak Prajurit tergabung di Grup 3 Kopassus menekuni jenis olahraga bela diri seperti Silat, Karate, MP, Judo dan yang lainnya, mereka ada yang berprestasi bahkan diantaranya mencapai level Tingkat Nasional, misalnya pada Kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan juga Kejuaraan Daerah (Kejurda), dan PSM siap berkomunikasi serta berkoordinasi untuk kemajuan dunia olahraga di Kota Dumai khususnya pada cabang-cabang bela diri," terangnya lagi.
Pada pertemuan itu, Firmanto sangat mengapresiasi keinginan Pengurus Cabang (Pengcab) PSM Grup 3 Kopassus yang ingin bergabung. Begitupula dengan KONI, karena pada prinsipnya dengan kehadiran dan bergabungnya PSM akan menciptakan atlet-atlet handal dari cabang olahraga bela diri.
"Saya sangat senang sekali bahkan terbersit rasa bangga karena keinginan pengurus PSM bergabung dengan IPSI, kehadiran atlet berlatar belakang Militer khususnya dari Kopassus semoga bisa menciptakan atlet handal, karena untuk disiplin kita tidak perlu meragukan lagi, dan saya optimis kelak atlet bela diri dari PSM bisa mewakili Dumai dalam menorehkan prestasi pada Kejuaraan yang diikuti," ucapnya menjawab keinginan pengurus PSM Grup 3 Kopassus.
Muhammad Ali Akbar pula menanggapi senada, bahwa hal ini menjadi moment istimewa bagi KONI. Karena dengan bergabungnya PSM Grup 3 Kopassus terasa sangat luar biasa sekali. Tidak semua KONI yang ada bisa bersinergi dengan Kopassus. Pastinya hal ini akan mendorong perkembangan olahraga bela diri di Kota Dumai.
"Mewakili pengurus KONI Kota Dumai dan juga atas nama Ketua Umum, Agustiawan dengan tangan terbuka menyambut keinginan PSM untuk bergabung ke IPSI, KONI sendiri pada prinsipnya sangat mendukung, dan pastinya untuk kemajuan olahraga, kita siap berkoordinasi tentunya sesuai kapasitas dan kewenangan dimiliki KONI," ungkap Ibar sapaan akrabnya.
Keinginan PSM, Pengurus Cabang Khusus Kopassus mendaftar dan bergabung ke IPSI Kota Dumai. Berdasarkan surat bernomor : B/30/III/2026 tertanggal 04 Maret 2026, atas Dasar Surat Telegram KASAD Tentang Perintah Pembentukan Organisasi Kepengurusan Pencak Silat Militer (PSM) Tahun 2025, dan Keputusan Panglima Kopassus Tanggal 17 Desember 2025 Tentang Program Kerja dan Anggaran Kopassus selaku Kotama Operasi TNI TA 2026. Serta Berita Acara Rapat Pengurus Cabang Khusus Kopassus Grup 3.
Surat yang ditandatangani oleh Ketua Pengurus Cabang Khusus Grup 3 Kopassus, Persatuan PSM juga melampirkan secara lengkap susunan kepengurusan. Tentunya kehadiran PSM Kopassus menambah gairah dan semangat untuk perkembangan dunia olahraga bela diri di Kota Dumai.
Dengan disiplin Militer yang sangat tinggi tentunya akan melahirkan atlet-atlet handal. Kelak di kemudian hari bisa mewakili Dumai untuk bertarung pada Kejuaraan yang diikuti. Pertemuan dalam suasana tengah menjalankan Ibadah Puasa berakhir menjelang pelaksanaan Sholat Jum'at. Sebelumnya dilakukan pengambilan photo sebagai bahan dokumentasi dari pertemuan yang terjalin penuh keakraban.***