World Ocean Review 9: Keanekaragaman Hayati Laut – Esensi Vital Samudra Kita

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:28:32 WIB
World Ocean Review 9: "Marine Biodiversity - Vital Essence of Our Oceans" / Cover Copyright © Tom Shlesinger/maribus gGmbH / More information via ots and www.presseportal.de/en/nr/82183 / The use of this image for editorial purposes is permitted and free

WOR 9 merangkum kondisi pengetahuan terkini tentang keanekaragaman hayati laut. Tersedia secara gratis, publikasi ini menjadi titik awal yang ideal bagi siapa saja yang ingin memahami kehidupan laut.

Kehidupan di Bumi tidak dapat dipisahkan dari laut. Laut menutupi sekitar 71 persen permukaan bumi dan merupakan habitat terbesar di planet kita. Sebagian besar keanekaragaman spesiesnya masih belum diketahui—namun sangat penting bagi kesejahteraan manusia. Semakin sehat dan beragam kehidupan laut, semakin besar manfaatnya bagi manusia dan alam. Tetapi spesies mana saja yang hidup di laut, dan faktor lingkungan apa yang memengaruhi distribusi atau ukuran habitatnya? Apa penyebab penurunan jumlah spesies laut—dan bagaimana cara melestarikannya dengan sukses? Edisi baru World Ocean Review, yang diterbitkan hari ini, memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dan banyak pertanyaan lainnya tentang kehidupan laut. Publikasi ini tersedia gratis dan dapat dipesan dalam bentuk cetak atau diunduh sebagai PDF melalui https://worldoceanreview.com/en/wor-9/.

HAMBURG/BERLIN, JERMAN – Newsaktuell – Peluncuran WOR 9 datang pada waktu yang sangat tepat: publikasi edisi terbaru dari seri ilmu kelautan World Ocean Review (WOR) dalam bahasa Inggris ini dirilis tepat setelah Perjanjian Laut Lepas PBB secara resmi mulai berlaku pada Januari 2026. Bertajuk “Marine Biodiversity – Vital Essence of Our Oceans”, WOR 9 tersedia gratis dan mencakup delapan bab yang memuat fakta utama, informasi latar belakang, serta cerita seputar keanekaragaman hayati laut—mulai dari perbedaan genetik antarspesies, distribusi kehidupan laut dan manfaatnya bagi masyarakat manusia, hingga efektivitas kebijakan konservasi laut serta berbagai nilai yang kita kaitkan dengan laut dan komunitas biologisnya.

Edisi kesembilan WOR menekankan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati laut membutuhkan tidak hanya analisis yang akurat oleh para ilmuwan alam, tetapi juga pandangan jauh ke depan dari masyarakat dan komitmen dari para pembuat kebijakan. Beberapa dekade mendatang akan menentukan apakah kita mampu menemukan keseimbangan baru antara pemanfaatan dan perlindungan—dan dengan demikian berhasil melestarikan laut sebagai sumber daya alam yang vital,” ujar Nikolaus Gelpke, penggagas proyek WOR sekaligus Direktur Maribus gGmbH. World Ocean Review diterbitkan oleh maribus gGmbH bekerja sama dengan Konsorsium Riset Laut Jerman (KDM), International Ocean Institute, dan majalah kelautan mare.

Keanekaragaman hayati itu kompleks – WOR membuatnya mudah diakses.

“Keanekaragaman hayati itu kompleks. Namun, tokoh-tokoh kunci dalam politik dan ekonomi umumnya hanya mempertimbangkan sejumlah kecil nilai alam yang sebagian besar berbasis pasar. Hal ini tercermin dalam keputusan yang mereka ambil, yang, antara lain, menyebabkan penangkapan ikan berlebih, polusi, dan pemanasan laut, dengan mengorbankan generasi mendatang. Pengetahuan yang kami hasilkan, yang dirangkum dalam edisi terbaru World Ocean Review, dimaksudkan untuk menumbuhkan lebih banyak penghargaan terhadap habitat terbesar di Bumi,” ujar Prof. Dr. Ulrich Bathmann, ahli biologi kelautan dan Ketua Konsorsium Riset Laut Jerman (KDM), dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Edisi baru WOR secara perlahan membimbing pembacanya melalui konsep abstrak keanekaragaman hayati laut dan menyajikan statistik, definisi kunci, dan contoh, serta kekayaan data penelitian terbaru tentang pola dan mekanisme kehidupan laut. Publikasi ini memberikan penjelasan yang jelas dan ringkas tentang peran alat ilmiah baru seperti metabarcoding dan kecerdasan buatan, serta menyoroti efek saling menguatkan dari berbagai faktor penyebab penurunan jumlah spesies.

WOR 9 juga menawarkan harapan. Sebagai masyarakat, kita telah lama memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk konservasi yang efektif dan pengelolaan berkelanjutan kehidupan laut beserta berbagai fungsinya. Bahkan, kita masih memiliki kemampuan untuk mencapai pemulihan berskala luas terhadap habitat laut yang rusak hanya dalam 25 tahun. Bagaimana kita dapat mewujudkan perubahan penting dalam pengelolaan laut ini? Dalam beberapa bab, World Ocean Review terbaru menjelaskan bagaimana hal itu dapat dilakukan.

Laut dianggap sehat dan tangguh ketika komunitas biologisnya mendukung banyak spesies yang berbeda dalam susunan genetik, penampilan, karakteristik, dan fungsi. Memahami pentingnya keanekaragaman ini bagi masyarakat manusia merupakan langkah pertama menuju pelestariannya. World Ocean Review terbaru menunjukkan jalannya.

World Ocean Review diterbitkan setiap dua tahun dalam bahasa Jerman dan Inggris, dengan pembaca global meliputi pembuat kebijakan, pelaku bisnis, dan pemangku kepentingan masyarakat sipil yang tertarik pada topik-topik terkait laut. Publikasi ini memberikan informasi latar terbaru mengenai isu-isu kelautan yang relevan dan ditujukan bagi siapa saja yang ingin berperan dalam konservasi dan pemanfaatan laut.

Edisi bahasa Inggris WOR terbaru, berjudul “Marine Biodiversity – Vital Essence of Our Oceans”, akan diterbitkan pada 29 Januari 2026. Publikasi ini dapat dipesan dalam bentuk cetak atau diunduh sebagai PDF secara gratis melalui https://worldoceanreview.com/en/wor-9/.

Informasi untuk Tim Editorial

Salinan pratinjau World Ocean Review 9, materi visual, dan kartu media sosial tersedia di sini: https://worldoceanreview.com/en/press.

The issuer is solely responsible for the content of this announcement.

Tags

Terkini