Geger Pesisir Dumai, Mayat Pria Mengapung Diduga Nelayan Asal Rupat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:54:54 WIB
dok Istimewa

DUMAI - Sabtu (17/1/2026), Suasana pesisir Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok jasad pria mengapung di perairan Laut Kecamatan Sungai Sembilan, Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Penemuan tersebut awalnya diketahui dari rekaman video yang beredar di kalangan warga melalui grup WhatsApp. Tak berselang lama, informasi itu diteruskan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Mendapat laporan tersebut, personel Satpolair Polres Dumai bersama tim medis dari Puskesmas Sungai Sembilan segera menuju lokasi kejadian.

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB dengan menggunakan pompong nelayan. Jasad korban kemudian dibawa ke Jeti PT Sari Dumai Sejati (SDS) sebelum dievakuasi lebih lanjut ke RSUD Dumai guna menjalani pemeriksaan medis.

Dokter forensik RSUD Dumai, dr. Akbar Sp.F.M., menjelaskan bahwa korban merupakan seorang laki-laki dengan perkiraan usia di atas 24 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna hitam dan celana panjang.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi jasad, diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 48 jam,” terang dr. Akbar.

Berdasarkan penelusuran sementara yang dilakukan kepolisian, korban diduga kuat merupakan Muhammad Haidir Ali, seorang nelayan asal Desa Pergam, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa identitas korban belum dapat dipastikan sepenuhnya dan masih menunggu proses pencocokan data serta konfirmasi resmi dari keluarga.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan foto maupun video jasad korban di media sosial demi menjaga etika dan menghormati perasaan keluarga yang ditinggalkan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban.***

Tags

Terkini